Minggu, 23 Oktober 2016

Komunikasi Antar Mobil?

Komunikasi antar pengendara (dari fisik dan isyarat lampu kendaraan) mungkin sudah biasa dilakukan di masa sekadang seiring adanya fitur standar yang wajib dipasang pada kendaraan. Namun bagaimana dengan komunikasi antar mobil?

Ada banyak pemikiran yang mendasari 'komunikasi antar mobil' ini. Salah satunya adalah harapan akan pengurangan tingkat kecelakaan sia-sia karena faktor kelalaian manusia. Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya melihat hal ini juga yang ternyata mendasari pembuatan teknologi tersebut. Beritanya bisa disimak pada halaman berikut: http://joss.today/read/10138-Otomotif-GM_Rancang_Sistem_Komunikasi_Antar_Mobil. Jika kita meraba lebih jauh, komunikasi antar kendaraan ini mungkin mirip dengan sistem komunikasi pada pesawat terbang dimana dirinya tahu kalau dikunci jadi sasaran rudal oleh pesawat lain dengan menggunakan detektor.

Mobil dengan berbagai jenis sensor demi melaju tanpa sopir (autonomous).
sumber: commons.wikimedia.org/Steve Jurvetson

Tetapi perkembangan sistem kendali di kendaraan darat ini cenderung lebih lambat jika dibandingkan dengan perkembangan keamanan sebuah pesawat tempur tadi. Di dalam dunia otomotif, baru-baru ini saja Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya menemukan banyak berita tentang sistem Autonomos dibandingkan sistem kendali otomatis yang ada pada fitur pesawat terbang sejak lama. Namun memang, serapat-rapat atau sesibuknya trafik di udara; kita tidak menjumpai adanya puluhan pesawat yang meluncur pada jalur yang sama atau berlawanan arah pada saat yang sama (setidaknya dari ketinggian yang sama). Meskipun begitu kita bisa melihat pengaturan trafik lalu-lintas di menara pengawas suatu bandara pun yang seringkali menjadi supersibuk pada saat-saat tertentu.

Sebuah sistem komunikasi kendaraan saat ini belum ada standarnya, apalagi hingga diproduksi massal untuk banyak kendaraan 'manual'. Karena sistem komunikasi tersebut hanya diperuntukkan untuk mobil-mobil khusus dengan fitur autonomos saja. Jika kita melihat, ada banyak yang perlu disempurnakan dari sistem tersebut karena masih tergolong baru. Banyak masyarakat yang masih memilih menggunakan kendaraan 'manual' ketimbang yang otomatis dengan sensor tersebut. Hal ini tercermin dari banyaknya artikel yang dihimpun Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya akan keraguan masyarakat akan teknologi tersebut. Meski, mau tak mau produsen mungkin diharuskan mengimplementasikan sistem komunikasi tersebut sebagai kelengkapan dalam paling cepat setahun ke depan (di Amerika Serikat). Hal ini seperti yang dituliskan referensi Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat berikut: http://www.voaindonesia.com/a/teknologi-baru-buat-kendaraan-dapat-saling-berkomunikasi-/1887692.html. Tidak hanya melulu sistem kendali otomatis, kemungkinan lain berupa peringatan kepada pengemudi.

Sistem komunikasi antar moda tersebut memungkinkan kendaraan bertukar informasi sekian kali perdetik dengan kendaraan sekitarnya untuk melakukan langkah selanjutnya. Sistem ini sendiri masih belum tampak kejelasannya hingga artikel Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya ini ditulis, tetapi dari sini kita tahu bahwa ada banyak langkah yang diambil untuk menjadikan sistem lalin kita aman dan nyaman. Kemungkinannya, jika sistem tersebut berhasil pun standarnya akan menyebar ke banyak negara. Yang jelas, kemungkinannya masih mahal karena adanya paten.

Di sisi lain, Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya memandang sistem tersebut seharusnya juga memandang objek lain di jalan; jadi bukan hanya antar-mobil melainkan makhluk hidup atau pengguna jalan lain. Seperti contoh: penyeberang jalan (baik manusia atau hewan), kendaraan berat semacam traktor yang terkadang melintas, kereta api, sepeda motor, sepeda kayuh dan lain sebagainya. Dengan demikian sistem tersebut akan lebih dipercaya dan tidak diragukan lagi keberadaannya, yang kemungkinannya bisa menjadi salah satu fitur pada armada Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya di masa mendatang.