Rabu, 17 Februari 2016

Kebutuhan Peta

Zaman semakin maju, dan beberapa orang (terutama pengendara) menganggap kebutuhan akan peta sama pentingnya seperti kebutuhan sekunder saat di jalan raya. Ada bangunan perkantoran serta pusat perbelanjaan baru, lembaga baru dan infrastruktur baru di berbagai penjuru kota bertebaran membutuhkan peta keluaran terbaru. Belum lagi kalau ada perubahan nama jalan, adalah salah satu yang harus diketahui sebelumnya.

Hal semacam ini mungkin tak menjadi masalah jika dilakukan di kota besar macam Surabaya dikarenakan pusat informasi yang mudah ditemukan atau banyak petugas yang bisa dijadikan tempat bertanya, tapi mungkin bisa menjadi hal rumit bila diterapkan di kota kecil dimana banyak orang masih suka mengandalkan 'ingatan' ketimbang mencatat alamat yang bersangkutan. Apakah Anda pernah ditanyai orang yang menyebutkan ciri-ciri begini: "pagar warna hijau, ada patung singa di depannya, gentengnya berwarna merah, ada tanaman jambu air di depannya dan sederet deskripsi lain tanpa menyebut alamat tertentu. Pasti akan memusingkan bukan? Apalagi jika ternyata rumah yang dimaksud telah dirombak pemiliknya yang telah berganti mood ingin penampilan yang berbeda ^_^

Peta separuh dunia, tertanggal 1482. image: commons.wikimedia.org/Johannes de Armsshein
Tidak diketahui pertama kali manusia mulai menggunakan peta untuk mempermudah pencarian suatu daerah (setidaknya, Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya tidak menemukan sumber validnya), yang jelas pada saat ini kita bisa menggunakan peta untuk banyak tujuan. Banyak undangan pernikahan atau event bahkan brosur atau poster promosi yang menyertakan peta atau denah untuk mempermudah pencarian alamat. Bahkan seringkali disertai arah penunjuk bagaimana mencapai lokasi tersebut jika menggunakan angkutan umum.

Rental Mobil Avanza di Surabaya adalah salah satu usaha persewaan mobil di kota Surabaya yang menggunakan fasilitas GPS Tracker yang memungkinkan pemantauan armada dari kantor dari beberapa perangkat. Secara antar-muka visual, perangkat GPS tersebut juga menampilkan peta untuk mengetahui posisi  armada tersebut saat berada di lapangan. Beberapa sopir juga menggunakan fasilitas peta online untuk mencari letak tujuan atau penjemputan tamunya.

Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya juga menggunakan peta untuk memberi tahu orang lain tentang posisi kantor Sewa Mobil di Surabaya pada websitenya. Di hampir setiap bidang usaha lainnya, para pemilik usaha juga menempatkan lokasi usaha mereka pada peta mesin pencarian. Jika Anda mengakses website atau blog Sewa Rental Mobil Surabaya, biasanya kami mencantumkan posisi perusahaan via Google Maps pada website kami tersebut.

Saat ini hampir setiap mesin pencari mempunyai petanya sendiri. Namun yang menjadi pemimpin pasar masih Google Maps dengan kelengkapan tersendiri yang tidak ada di mesin pencari online lain. Detil bangunan yang didirikan pada suatu jalan pun menjadi sesuatu yang membantu banyak orang melihat suatu tempat atau bahkan letak posisi rumahnya sendiri. Apalagi, di Google Maps juga mempunyai Street Maps yang lebih ke tampilan penampakan dunia nyata dari satu jalan di kota besar. Sesuatu yang tidak terpikirkan oleh mesin pencari lain. Bahkan Apple yang saat ini menjadi salah satu pemimpin pasar smartphone juga harus menyerah karena aplikasi petanya juga tergolong bermasalah. Pada citra tampilan jalan kota besar, Google Street Maps ini dapat membantu seperti kasus berikut:
Beberapa waktu lalu santer terdengar berita akan sebuah kesalahan fatal pada aplikasi peta. Pada peta tersebut ada arah penunjuk jalan untuk mempermudah pengemudi menemukan rute tercepat; tapi setelah ditelusuri, penunjuk belok tersebut rupanya salah tempat karena jalan yang direkomendasikan ternyata adalah jalur jalan di bawah jalan layang. Jika pengemudi mengikuti petunjuk peta, berarti dia harus terjun dari flyover tersebut untuk sekedar belok kiri dan mengikuti 'jalur yang benar' dan terlihat datar pada peta.

Di lain sisi, Rental Mobil Innova di Surabaya juga pernah menemui berita tentang pencabutan status atas sebuah dataran mirip pulau yang sebenarnya bukan tergolong sebagai 'pulau'. Mengapa demikian? karena dari citra satelit, rerimbunan pohon yang tampak dari atas ini ternyata bukanlah pulau yang sesungguhnya; melainkan hanya sebuah punggung laut yang hampir menyentuh permukaan laut, tetapi tak sampai menyembul ke permukaan. Rerimbunan tersebut adalah beberapa pohon bakau yang memang cukup tahan hidup di lingkungan air asin.

Lain kasus, perkembangan mobil otonom (atau berjalan tanpa sopir) cukup menyita banyak pihak di bidang otomotif. Adanya sistem kendali otomatis ini membuat kebutuhan peta yang akurat menjadi satu proyek serius sendiri, lebih dari sebuah mobil biasa yang butuh GPS. Hal ini disebabkan sebuah mobil otonom harus bisa mencari rute seefisien mungkin karena disanalah nilai plus sebuah mobil otonom, seperti berita referensi Sewa Mobil Pregio di Surabaya: http://otomotif.metrotvnews.com/read/2015/12/25/204970/toyota-bakal-debut-sistem-peta-baru-untuk-mobil-otonom.
Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya berpikir bahwa mobil seperti ini adalah satu proyek ambisius di masa lalu, tetapi di masa mendatang mungkin bisa lebih mengurangi kecelakaan di jalan raya akibat keteledoran manusia. Berkaitan dengan petanya, semoga sistem peta yang diterapkan tidak bentrok dengan sistem peta lain dari pabrikan otomotif yang berbeda. Terdengar mudah, tetapi merupakan hal yang rumit karena update peta pun akan selalu harus dilakukan sesering mungkin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar